Skip to main content

Bentuk Negara dan Bentuk Kenegaraan

Daftar Isi [ Tampil ]

Negara merupakan organisasi tertinggi di antara kelompok masyarakat yang mempunyai cita-cita untuk bersatu, hidup dalam daerah tertentu, dan mempunyai pemerintahan yang berdaulat. Untuk membuat negara membutuhkan unsur-unsur negara, yang terdiri atas wilayah, rakyat, pemerintahan yang berdaulat, dan pengakuan dari negara lain. Unsur pengakuan dari negara lain bukanlah unsur pokok. Akan tetapi, pengakuan dari negara lain juga diperlukan guna menjalin hubungan antarnegara.

Bentuk Negara dan Bentuk Kenegaraan

Negara memiliki bentuk yang berbeda-beda. Sekilas, antara bentuk negara dan bentuk kenegaraan adalah dua hal yang sama, Tetapi, bentuk negara dan bentuk kenegaraan ini sebenarnya mempunyai perbedaan. Bentuk negara adalah pengelompokan negara berdasarkan model penyatuan masyarakat dan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. Sedangkan bentuk kenegaraan lebih menitik beratkan pada sistem dan ideologi.

A. Bentuk Negara

Secara umum, dalam konsep dan teori modern bentuk negara terbagi dalam dua bentuk, yaitu :

1. Negara Kesatuan (Unitarisme)

Adalah bentuk suatu negara yang merdeka dan berdaulat dengan satu pemerintah pusat yang berkuasa dan mengatur mengatur seluruh daerah. Namun dalam pelaksanaannya, negara kesatuan ini terbagi ke dalam dua bentuk sistem pemerintahan, yaitu sentralisasi (sistem pemerintahan yang langsung dipimpin oleh pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah menjalankan kebijakan dari pemerintah pusat) dan desentralisasi (pemerintah daerah diberikan kesempatan dan wewenang untuk mengurus daerahnya sendiri). 

2. Negara Serikat (Federasi)

Adalah bentuk negara gabungan yang terdiri dari beberapa negara-negara bagian dari sebuah negara serikat yang pada mulanya negara-negara bagian tersebut merupakan negara yang merdeka, berdaulat, dan berdiri sendiri kemudian menggabungkan diri dengan negara serikat. Dalam negara serikat/federasi dikenal dengan istilah negara federal dan negara bagian. Dalam urusan-urusan yang menyangkut kepentingan bersama, seperti urusan keuangan, angkatan bersenjata, dan urusan pertahanan menjadi wewenang negara federal.

B. Bentuk Kenegaraan

1. Koloni

Koloni adalah suatu negara yang menjadi jajahan negara lain. Pada urusan hukum, politik, dan pemerintahan masih bergantung kepada negara yang menjajahnya.

2. Trustuee (Perwalian)

Trustuee atau perwalian adalah negara yang menjadi jajahan negara-negara yang kalah perang pada Perang Dunia II dan berada di bawah naungan Dewan Perwalian PBB serta negara yang menang perang pada Perang Dunia II.

3. Mandat

Mandat adalah negara yang sebelumnya merupakan jajahan negara-negara yang kalah perang pada Perang Dunia I dan diletakkan di bawah negara yang menang perang pada Perang Dunia I dengan pengawasan Dewan Mandat Liga Bangsa - Bangsa.

4. Protektorat

Protektorat adalah negara yang berada di bawah perlindungan negara yang lebih kuat. Pada umumnya, negara yang dilindungi tidak dianggap sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Urusan-urusan yang berhubungan dengan luar negeri, dan pertahanan negara diserahkan kepada negara pelindungnya.

5. Dominion

Dominion adalah negara yang sebelumnya merupakan negara jajahan Inggris, kemudian merdeka dan berdaulat, serta mengakui Raja/Ratu Inggris sebagai rajanya (lambang persatuan).

6. Uni

Uni adalah gabungan dua atau lebih negara merdeka dan berdaulat dengan satu kepala negara yang sama.