Skip to main content

Pengertian Nahwu dan Sharaf dalam Bahasa Arab

Daftar Isi [ Tampil ]
Pengertian Nahwu dan Sharaf

Ilmu Nahwu dan Sharaf sangatlah penting untuk kita pelajari, terlebih bagi seseorang yang ingin memahami isi dari al-Qur'an dan al-Hadits. Ilmu Nahwu dan Shorof merupakan perangkat dasar dalam memahami kaidah bahasa Arab. Mempelajari ilmu Nahwu Shorof itu sendiri hukumnya ialah fardhu kifayah, teruntuk orang biasa. Bahkan, bisa menjadi wajib bagi yang mau menyampaikan dalil, memahami al-Qur'an dan al-Hadits. Pada kesempatan kali ini, penulis akan mencoba memaparkan mengenai pengertian Nahwu dan Sharaf dalam bahasa Arab? Simak terus sampai akhir untuk mengetahuinya.

Pengertian Nahwu dan Shorof

Pengertian Nahwu adalah ilmu untuk mengenal kedudukan atau jabatan suatu kalimah serta untuk mengenal harakat akhir suatu kalimah, yang mana apabila keliru dalam memberi jabatan atau harakat pada kalimah tersebut dapat memunculkan makna yang berbeda-beda.

Contoh Nahwu yang mudah dipahami seperti ucapan جَاءَ زَيْدٌ (Zaid berdiri). Lafadz جَاءَ pada contoh tersebut berkedudukan sebagai fi'il (kata kerja) yang pasti membutuhkan yang namanya fa'il (subyek), yakni زَيْدٌ. Lafadz جَاءَ statusnya adalah mabni fathah sebab ia berupa fi'il madli (masa lampau) dan lafadz زَيْدٌ mu'rab dengan diharakati dhammah sebab berupa isim mufrad. Untuk mengetahui semua ini tentu membutuhkan yang namanya ilmu Nahwu.

Baca juga: Pengertian Kalam dalam Ilmu Nahwu

Adapun pengertian Sharaf dalam bahasa Arab adalah ilmu yang mempelajari transfigurasi suatu kalimah dari satu bentuk ke bentuk lainnya yang dapat memberikan makna yang berbeda-beda.

Contoh Shorof seperti halnya lafadz نَصَرَ yang artinya telah menolong, jika dikehendaki memiliki makna perintah maka harus diubah terlebih dahulu bentuknya menjadi fi'il amr, yakni أُنْصُرُ (tolonglah), dan jika dikehendaki memiliki makna yang menunjukkan masa sekarang atau yang akan datang, maka diubah bentuknya ke fi'il mudlari', menjadi يَنْصُرُ (sedang/akan menolong). Di sinilah peranan ilmu Sharaf dalam bahasa Arab.

Baca juga: Perbedaan Kalam, Kalim dan Kalimah

Oleh pengertian Nahwu dan Sharaf tersebut, kedua ilmu ini dialegorikan dengan "annahwu abul'ilmi washorfu ummuhu", ilmu Nahwu merupakan ayahnya ilmu, sedangkan ilmu Shorof adalah ibunya. Jadi, Nahwu dan Shorof ini saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

Begitu pentingnya mempelajari ilmu Nahwu dan Shorof bagi kita, sampai-sampai al-Imam al-Mujahid menuturkan, "tidaklah diizinkan bercakap mengenai kitab Allah SWT, yaitu agama Allah untuk orang yang mempunyai keyakinan dan kepercayaan kepada-Nya dan hari kiamat sedangkan ia tak paham akan ilmu Nahwu".

Demikian penjelasan mengenai pengertian Nahwu dan Shorof dalam bahasa Arab, semoga yang saya tulis ini bisa memberi banyak manfaat bagi para pembaca. Sekian dan terima kasih atas kunjungannya.

youtube image