Skip to main content

Al-Qur'an : Pengertian, Isi dan Pesan, serta Kedudukan dan Fungsi Al-Qur'an

Daftar Isi [ Tampil ]
Al-Qur'an : Pengertian, Isi dan Pesan, serta Kedudukan dan Fungsi Al-Qur'an

Al-Qur'an merupakan "kalam Allah" yang bernilai mukjizat, yang diturunkan kepada "pungkasan" para Nabi dan Rasul, dengan perantara malaikat Jibril AS yang tercatat pada mashahif. Diawali terlebih dulu dengan surah Al-Fatihah dan di akhiri dengan Surah An-Naas. Al-Qur'an sebagai tata kehidupan umat dan petunjuk untuk makhluk. Ia merupakan tanda kebenaran Rasulullah SAW. Sebagai bukti yang jelas atas kenabian dan kerasulannya. Berikut ini adalah ulasan seputar Al-Qur'an, yakni pengertian Al-Qur'an secara bahasa dan istilah, isi dan pesan Al-Qur'an, serta fungsi kedudukan Al-Qur'an.

Pengertian Al-Qur'an Menurut Bahasa dan Istilah

Al-Qur'an berawal dari Masdar kata qara'a yang maknanya bacaan. Menurut manna Khalil Al-Qaththan. Al-Qur'an secara Bahasa berawal dari kata "qara'a yaqra'u, qira'atan, atau qur'anan" yang bermakna menghimpun (adh-dhommu) dan mengumpulkan (al-jam'u) huruf dan kalimat dari satu sisi ke sisi lain dengan teratur. Dikatakan Al-Qur'an karena ia berisi intisari semua kitabullah dan intisari dari ilmu dan pengetahuan.

Pengretian Al-qur'an menurut Bahasa (etimologi) atau istilah (termologi) ada beberapa pengertian (ta'rif) yang bervariatif. Beberapa ulama berbeda dalam merumuskan pengertian Al-Qur'an, dikarenakan titik pandang.

Secara istilah bahwa Al-Qur'an adalah kitab suci yang di dalamnya memiliki kandungan firman Allah SWT. Yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW lewat malaikat Jibril yang turunnya secara berangsur-ansur yang tersusun mulai dari surat Al-fatihah dan diakhiri dengan surah an-nas, membacanya bernilai ibadah, berperan sebagai hujjah yang kuat adanya kerasulan Nabi Muhammad SAW. Sampai sekarang ini masih terawat dengan baik, disebar luaskan secara berantai dari satu generasi ke generasi lain dengan lisan atau tulisan.

Isi dan Pesan-pesan Al-Qur'an

Keseluruhan isi Al-Quran itu pada intinya memiliki kandungan pesan-pesan berikut :

  1. Tauhid, terhitung di dalamnya persoalan kepercayaan yang gaib.
  2. Masalah ibadah, yakni aktivitas dan tindakan yang merealisasikan dan menghidupkan di dalam hati dan jiwa.
  3. Janji dan ancaman, yakni janji dan ancaman berbentuk surga dan neraka di akhirat kelak.
  4. Jalan ke arah kebahagiaan dunia dan akhirat, berbentuk ketetapan dan ketentuan yang sebaiknya disanggupi supaya dapat mencapai Ridho Allah SWT.
  5. Kisah dan narasi, yakni riwayat orang-orang terdahulu. Baik riwayat bangsa-bangsa, beberapa tokoh, atau Nabi Allah SWT.

Adapun yang memperinci pokok-pokok (pesan-pesan) Al-Quran, menurut Abdul Wahab Khalaf membaginya ke dalam 3 katagori, yakni :

  1. I'tiqadiah (kepercayaan)
  2. Khuluqiyah (norma)
  3. Amaliyah (tindakan dan ucapan), yang terdiri atas dua jenis, yakni :
    • Masalah ibadah, yang terkait dengan rukun Islam
    • Masalah muamalah, seperti akad, pembelanjaan, jinayat, hukuman, dan lain-lain. Persoalan muamalah ini terbagi menjadi tujuh bagian, yakni:
      • Masalah pribadi
      • Masalah perdata
      • Masalah pidana
      • Masalah perundang-undangan
      • Masalah hokum acara
      • Masalah ketatanegaraan
      • Masalah ekonomi dan keuangan.

Kedudukan dan Fungsi Al-Quran

Al-Quran di turunkan Allah sebagai pedoman hidup manusia, hingga terwujud kehidupan yang berbahagia di dunia dan di akhirat. Al-Quran memiliki kedudukan yang pokok sebagai sumber dasar tuntunan Islam. Al-Quran memiliki fungsi-fungsi, di antaranya :

  1. Sebagai mukjizat paling besar Nabi Muhammad SAW, kalau beliau ialah Nabi/Rasul Allah dan Al-Qur'an betul-betul firman Nya.
  2. Sebagai hidayah atau petunjuk (al-huda) untuk manusia.
  3. Al-furqan (pemisah). Pemisah serta pembeda di antara yang hak dan batil
  4. Asy-syifa (penyembuh). Obat untuk penyakit dalam dada.
  5. Al-mau'idlah (nasihat). Sebagai nasihat untuk orang-orang yang bertakwa.