Skip to main content

Isim Tasniyah : Pengertian, Pembagian, Contoh dan I'rabnya

Daftar Isi [ Tampil ]
Isim tasniyah atau isim mutsanna

Isim tasniyah merupakan jenis pembagian isim yang dilihat berdasarkan bilangannya. Jenis isim ini agak sulit ditemukan padanannya dalam bahasa Indonesia. Sebab, dalam bahasa Indonesia hanya didapati istilah tunggal dan jamak. Barang kali istilah Indonesia yang mendekati istilah tasniyah dalam bahasa Arab adalah ganda. Cukup menarik memang, termasuk kami yang tertarik untuk membahas isim tasniyah dalam bahasa Arab ini.

Pengertian Isim Tasniyah dan Pembagiannya

Isim tasniyah adalah bentuk mashdar dari kata tsanna-yusanni (ثَنَّى-يُثَنِّي) yang berarti ganda atau berlipat dua. Dengan begitu, yang dimaksud isim tasniyah adalah isim yang menunjukkan makna dua/ganda dengan tambahan alif+nun ketika rafa’, dan ya’+nun ketika nashab dan jer.

Baca juga : Nun pada Jamak Mudzakkar Salim dan Isim Tasniyah

Dalam ilmu nahwu, isim tasniyah dibagi menjadi dua macam, yaitu :

  1. Isim tasniyah haqiqi,
  2. Isim tasniyah majazi.

1. Isim Tasniyah Haqiqi

Isim tasniyah haqiqi adalah isim yang menunjukkan arti dua/ganda dengan huruf tambahan pada akhir kalimahnya, yang patut apabila ditajrid (dipisah-pisah) dan dibuat athaf-athafan.

Contoh isim tasniyah haqiqi : الرَّجُلَانِ/الرَّجُلَيْنِ (Dua orang laki-laki), المُسْلِمَانِ/المُسْلِمَيْنِ (Dua muslim).

Kata الرَّجُلَانِ/الرَّجُلَيْنِ pada contoh di atas merupakan isim tasniyah haqiqi. Sebab kata tersebut menunjukkan makna dua dengan huruf tambahan (alif+nun / ya’+nun) di akhir kalimah dan patut jika ditajrid atau dipisah-pisah kemudian dibuat athaf-athafan, menjadi رَجُلٌ وَ رَجُلٌ. Demikian halnya dengan kata المُسْلِمَانِ/المُسْلِمَيْنِ, jika ditajrid dan dibuat athaf-athafan maka menjadi مُسْلِمٌ وَ مُسْلِمٌ.

Baca juga : Contoh Jamak Mudzakar Salim: I'rab, Syarat dan Pembagiannya

2. Isim Tasniyah Majazi

Isim tasniyah majazi adalah isim yang menunjukkan makna dua atau ganda, akan tetapi tidak bisa ditajrid (dipisah-pisah) dan dibuat athaf-athafan. Isim tasniyah majazi juga disebut dengan istilah mulhaq bil mutsanna.

Contoh isim tasniyah majazi : كِلَا (Keduanya), إِثْنَانِ (Sepasang/ganda).

Kata كِلَا dan إِثْنَانِ pada contoh di atas termasuk isim tasniyah majazi / mulhaq bil mutsanna sebab keduanya tidak memiliki bentuk mufrad yang dapat ditajrid kemudian dibuat athaf-athafan.

Baca juga : Mulhaq Isim Tasniyah/Mutsanna dan Contohnya

Termasuk juga isim tasniyah majazi, yaitu isim yang menunjukkan makna dua serta dapat ditajrid, namun ketika diathaf-athafkan, athafnya kepada isim yang sepadan, bukan bentuk mufrad dari isim tasniyah itu sendiri.

Contoh isim tasniyah majaziالقَمَرَانِ/القَمَرَيْنِ (Bulan dan matahari).

Kata القَمَرَانِ/القَمَرَيْنِ tersebut termasuk isim tasniyah majazi, meskipun dapat ditajrid akan tetapi ketika diathafkan athafnya mengarah kepada isim yang sepadan, yaitu الشَمْسُ. Jika ditajrid dan diathafkan menjadi قَمَرٌ وَ شَمْسٌ.

Baca juga : Cara Membuat Isim Tasniyah/Mutsanna dan Jamak

Tanda dan I’rab Isim Tasniyah

I’rab isim tasniyah ketika rafa’ adalah alif, yang ditandai dengan tambahan alif+nun pada akhir kalimahnya.

Contoh isim tasniyah rafa’ : الطَّالِبَانِ يُعِيْنَانِ مَنْ حَزِنَ (Kedua pelajar itu membantu orang yang susah).

Kata الطَّالِبَانِ merupakan bentuk isim mutsanna dari mufrad طَالِبٌ. Dibaca rafa’ berkedudukan sebagai mubtada’ atas khabar berupa jumlah fi’liyah. I’rab rafa’nya yaitu alif yang ditandai dengan tambahan alif+nun di akhir kalimahnya.

Baca juga : I'rab dalam Ilmu Nahwu

Sedangkan i’rab isim tasniyah ketika nashab dan jer adalah ya’ dengan tambahan ya’+nun, dan huruf yang terjatuh sebelum ya’ dibaca fathah.

Contoh isim tasniyah nashab : هُوَ يَقْرَأُ جُزْأَيْنِ مِنَ القُرْآنِ فِى النَّهَارِ (Dia membaca dua juz Al-Qur’an di siang hari).

Kata جُزْأَيْنِ merupakan bentuk isim mutsanna dari kata جُزْءٌ. Dibaca nashab berkedudukan sebagai maf’ul bih (obyek) dari kata kerja يَقْرَأُ. I'rab nashabnya adalah ya' dengan tambahan ya’+nun dan huruf yang terjatuh sebelum ya’ dibaca fathah, yaitu hamzah.

Contoh isim tasniyah jer/khofadh : شَهَادَةُ رَجُلٍ تُسَاوِيْ شَهَادَةَ امْرَأَتَيْنِ (Kesaksian seorang lelaki sama dengan kesaksian dua orang perempuan).

Kata امْرَأَتَيْنِ dalam contoh tersebut merupakan isim tasniyah dari bentuk mufrad إِمْرَأَةٌ. Dibaca jer sebab menjadi mudhaf ilaih dari kata شَهَادَةَ. Adapun i'rab jernya yaitu ya' dengan tambahan alif+nun dan huruf yang terjatuh sebelum ya’ dibaca fathah. Sebagaimana isim tasniyah ketika nashab.

Itulah penjelasan mengenai pengertian, pembagian, contoh dan i’rab isim tasniyah dalam bahasa Arab. Semoga apa yang telah kami jelaskan di atas dapat membawa banyak manfaat bagi para pembaca. Amin.