Skip to main content

Mufrodat adalah, Arti dan Contohnya dalam Bahasa Arab

Daftar Isi [ Tampil ]
Mufrodat atau kosa kata merupakan salah satu unsur pokok yang harus dimiliki seseorang yang ingin mahir dalam berbahasa Arab. Karena penguasaan mufrodat adalah suatu hal yang utama untuk dipelajari sebagai syarat mahir dalam berbahasa. Perbendaharaan mufrodat bahasa Arab yang memadai akan dapat menunjang seseorang dalam berkomunikasi dan menulis dengan bahasa tersebut. Artinya, bahwa berkomunikasi dan menulis dengan bahasa Arab tidak dapat tidak, harus didukung oleh penguasaan kosa kata yang kaya, produktif dan aktual. Apa itu mufrodat? Bagaimana contoh dan penjelasannya dalam bahasa Arab. Selengkapnya akan dibahas melalui tulisan berikut ini.

Arti Mufrodat Bahasa Arab

Kosakata dalam bahasa Arab disebut dengan mufrodat. Kata mufrodaat (مفردات) adalah bentuk jamak (plural) dari mufrodat (مفردة), artinya kata-kata, kosakata, ungkapan, istilah, atau peristilahan. Dalam kamus Al-Munawir penyebutan al-mufrodat (المفردات) memiliki makna yang selaras dengan kata al-kalimat (الكلمات).

Kosakata (mufrodat) bisa juga diartikan sebagai kata yang telah digunakan dalam membangun kalimat, sehingga mempunyai arti dan makna tertentu. Contohnya seperti مكتب (red: dibaca maktab). Kata tersebut mempunyai makna banyak dan belum jelas, di antaranya; meja tulis, kantor, bagian, biro, sekolah, desk, dan masih banyak lagi. Tetapi jika kata مكتب disusun dalam kalimat الكِتَابُ عَلَى المَكْتَبِ, maka ia di sini memiliki arti meja tulis.

Dengan demikian, pengertian mufrodat adalah kata terapan atau kata dalam konteks kalimat sehingga mempunyai makna kontekstual, sedangkan kata yang maknanya masih belum tertentu maka disebut makna mu'jamiyah (arti kamus). Abdul Hamid menjelaskan bahwa mufrodat bahasa Arab adalah kata yang terdiri dari dua suku kata atau lebih dan mempunyai makna.

Dalam bahasa Inggris mufrodat diistilahkan dengan kata vocalubary, yaitu himpunan kata atau khazanah kata yang diketahui oleh seseorang atau entitas lain, atau merupakan bagian dari suatu bahasa tertentu. Ada juga yang mengartikan bahwa mufrodat adalah himpunan semua kata-kata yang dimengerti oleh orang tersebut dan kemungkinan akan digunakannya untuk menyusun kalimat baru. Sedangkan menurut Horn, mufrodat (kosakata) adalah sekumpulan kata yang membentuk sebuah bahasa.

Menurut ahli bahasa, mufradat (kosakata) adalah salah satu komponen bahasa Arab yang paling penting, sedangkan komponen kedua adalah membaca untuk memahami. Karena mufrodat merupakan bagian utama dalam penerapan pembelajaran bahasa Arab. Alasannya adalah hakikat bahasa Arab hanyalah kumpulan kosa kata yang memberi makna kepada pihak lain, begitu juga dengan bahasa-bahasa lainnya.

Penguasaan kosakata atau mufrodat adalah asas dalam pembelajaran bahasa Arab dan merupakan syarat utama untuk mahir berbahasa Arab. Karena kualitas seseorang dalam berbahasa akan sangat tergantung pada perbendaharaan mufrodat yang dimilikinya. Meskipun demikian, namun juga harus didukung dengan kemampuan atau pemahaman ilmu nahwu shorof. Artinya, untuk memiliki kemahiran berbahasa tidak cukup hanya dengan menghafal sekian banyak mufrodat bahasa Arab saja.

Macam-macam Mufrodat

Umi Hijriyyah (2008: 25-27) berdasarkan fungsinya, mufrodat bahasa Arab dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
  1. Mufrodat mu’jamiyah, yaitu kosakata yang memiliki makna dalam kamus. Contohnya seperti بيت (rumah, tempat tinggal, apartemen, kediaman, domisili), dan قلم (pena, alat tulis, garis panjang, coretan).
  2. Mufrodat wadzhifiyah, yaitu kosakata dengan fungsi tertentu. Seperti huruf jar, isim maushul, isim isyarah, isim dhamir, dan lain sebagainya.

Dari dua macam mufrodat di atas, penting diketahui bahwa di antara mufrodat mu’jamiyah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Terdapat beberapa kosa kata yang mempunyai kemiripan makna, seperti شاهد, نظر, dan رأى (melihat, memandang, menyaksikan).
  • Terdapat beberapa kata dengan makna denotatif yang sama, tetapi mengandung makna konotatif yang berbeda. Contohnya kata مات dan توفي yang dapat diartikan; meninggal, tewas, mati, wafat, atau mampus.
  • Kata yang sama tetapi mempunyai makna yang berbeda, seperti فصل yang dapat berarti; bab, pasal, babak, musim, atau kelas.

Jenis-jenis Mufrodat

Rusydy A. Tha’imah dalam “Al-Marja' fi Ta'lim al-Lughah al-Arabiyyah li al-Nathiqin bi Lughatin Ukhra” mengklasifikasikan mufrodat menjadi empat jenis, dan masing-masing terbagi lagi sesuai dengan fungsinya. Empat jenis mufradat yang dimaksud adalah sebagaimana berikut.

Pembagian mufrodat dalam konteks kemahiran kebahasaan:

  1. Kosakata untuk memahami baik bahasa lisan maupun teks.
  2. Kosakata untuk berbicara baik pembicaraan informal maupun formal.
  3. Kosakata untuk menulis baik penulisan informal seperti catatan harian, agenda harian dan lain-lain dan juga formal, misalnya penulisan buku, majalah, surat kabar dan seterusnya.
  4. Kosakata potensial, yang terdiri dari kosakata konteks yang dapat diinterpretasikan sesuai dengan konteks pembahasan, dan kosakata analisis yang dapat dianalisa berdasarkan karakteristik derivasi kata untuk selanjutnya dipersempit atau diperluas maknanya.

Pembagian mufrodat menurut maknanya:

  1. Kata-kata inti, adalah kosakata dasar yang membentuk sebuah tulisan menjadi valid, misalnya isim (kata benda), fi’il (kata kerja), dan lain-lain.
  2. Kata-kata fungsi, yaitu kata yang mengikat dan menyatukan kosakata dan kalimat. Contohnya huruf jar, perabot istifham, dan lain sebagainya.
  3. Kata-kata gabungan, adalah kosakata yang tidak dapat berdiri sendiri, tetapi selalu dipadukan dengan kata-kata lain sehingga membentuk arti yang berbeda-beda. Contohnya kata رغب فى... (menyukai), رغب عن (membenci).

Pembagian mufrodat berdasarkan karakteristik kata:

  1. Kata-kata tugas, yaitu kata yang digunakan untuk menunjukkan tugas.
  2. Kata-kata inti khusus, adalah kumpulan kata yang dapat mengalihkan arti kepada yang spesifik.

Pembagian mufrodat menurut penggunaannya:

  1. Kosakata aktif (ma’lum), yakni kosakata yang umumnya banyak digunakan dalam berbagai wacana, baik pembicaraan, tulisan atau bahkan banyak didengar dan diketahui lewat berbagai bacaan.
  2. Kosakata pasif (majhul), yaitu kosakata yang hanya menjadi perbendaharaan kata seseorang namun jarang ia gunakan. Kosakata ini diketahui lewat buku-buku cetak yang biasa menjadi rujukan dalam penulisan makalah atau karya ilmiah.

Contoh Mufrodat dan Artinya

Sebagai penutup dari pembahasan mufrodat bahasa Arab ini. Perhatikan beberapa contoh mufrodat untuk kata benda dan kata kerja berikut yang biasa kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

1. Contoh mufrodat kata benda

Mufrodat Artinya
حَجَرٌ Batu
ثَوْبٌ Baju
شَجَرَةٌ Pohon
وَلَدٌ Anak laki-laki
بَابٌ Pintu
أُسْتَاذٌ Ustadz
دَجَاجَةٌ Ayam betina
بَقَرَةٌ Sapi betina
طَالِبٌ Pelajar
أَبٌ Bapak
بِنْتٌ Anak perempuan
أُمٌّ Ibu
سَاعَةٌ Jam
زَهْرَةٌ Bunga
جِدَارٌ Tembok

2. Contoh mufrodat kata kerja

Mufrodat Artinya
ذَهَبَ Sudah pergi
غَسَلَ Sudah mencuci
حَمَلَ Telah membawa
أَخَذَ Telah mengambil
يَأْكُلُ Sedang makan
يَشْرَبُ Sedang minum
يَجْلِسُ Akan duduk
أُنْصُرْ Tolonglah !
إِضْرِبْ Pukullah !
ضَعْ Letakkanlah !